De Bruyne Ungkap Faktor Yang Memotivasi Manchester City Raih Treble Musim Ini

LIHATBOLA – Kevin de Bruyne membeberkan kekecewaan usai kalah dari Tottenham di Liga Champions, mendorong Manchester City untuk menorehkan treble musim ini.

 

The Cityzens sukses mengoleksi gelar Premier League, Piala FA dan Piala Carabao musim ini. Mereka jadi tim sepak bola pria pertama yang bisa menorehkan gelar treble domestik.

 

Menurut De Bruyne, City memang kecewa telah melewatkan kesempatan meraih quadruple termasuk Liga Champions. Tapi dia mengatakan timnya malah semakin termotivasi setelah dikandaskan Spurs di babak perempat final.

 

Berbicara setelah final Piala FA, pemain Belgia itu merespons pertanyaan tentang apakah kegagalan di Liga Champions merupakan kekecewaan terbesar City, dia menjelaskan: “Saya pikir jika semua orang bisa mengambil situasi kami, mereka akan melakukannya tanpa berkedip.

 

“Anda tidak dapat benar-benar berpikir tentang ‘bagaimana jika’ atau apa yang harus terjadi. Kami kalah di Liga Champions, Anda mengangkat dagu dan melangkah lebih jauh.

 

“Respons yang kita lakukan setelah itu adalah reaksi yang perlu Anda lakukan. Dengan memenangkan gelar dan menang hari ini.”

 

Manajer City Pep Guardiola dan beberapa pemainnya telah menyatakan keinginan untuk melangkah lebih jauh di Eropa musim depan, tetapi De Bruyne tetap membumi dan tidak ingin memasang target terlalu tinggi.

 

“Pada awal musim saya tidak berpikir punya target memenangkan tiga gelar,” lanjut De Bruyne.

 

“Anda mengatur diri sendiri untuk menjadi yang terbaik yang Anda bisa dan pada akhirnya Anda harus merenungkan apa yang berjalan baik dan apa yang tidak. Tahun ini kami dapat merenungkan bahwa kami memenangkan tiga gelar, dan mencapai perempat final Liga Champions, itu adalah prestasi luar biasa.

 

“Sebagai seorang atlet, Anda memiliki harga diri dan Anda ingin melakukan yang terbaik. Anda hanya ingin memenangkan gelar dan semakin banyak Anda memilikinya maka semakin baik resume Anda. Bukan sekarang, tapi mungkin 10, 20 atau 30 tahun ketika Anda melihatnya kembali.

 

“Setiap musim berbeda. Mungkin tahun depan kita mengalami musim yang sulit dan hal-hal lain terjadi. Saya tidak bisa bicara tentang apa yang akan terjadi tahun depan. Semuanya harus di tempat yang tepat dan setiap pemain harus ada di sana,” tuntasnya. (Sumber: Manchester Evening News)

 

LIHATBOLA

tag :

Berita Terkait