Nobar TV/Berita Bola/Jose Mourinho: Tottenham Hotspur Harus Menjadi Pragmatis

Jose Mourinho: Tottenham Hotspur Harus Menjadi Pragmatis

LIHATBOLA – Badai cedera tengah melanda Tottenham Hotspur. Satu per satu personel Si Lili Putih berguguran di tengah jadwal padat. Bagi Manajer Jose Mourinho, sudah tiba waktunya untuk Dele Alli dan kawan-kawan bersikap pragmatis.

Selama ditangani Mauricio Pochettino, Tottenham Hotspur dikenal sebagai salah satu kesebelasan yang gemar tampil menyerang, tidak peduli lawan atau keadaan. Namun, kedatangan Jose Mourinho yang dikenal memiliki pendekatan pragmatis, mengubah segalanya.

Penampilan Tottenham Hotspur memang sedikit membaik ketika menghadapi Liverpool akhir pekan lalu meski kalah 0-1. Jose Mourinho menginstruksikan anak buahnya untuk bermain sabar dan menyerang ketika waktunya tepat. Hantaman badai cedera memaksa pria berpaspor Portugal itu memilih pendekatan pragmatis demi membangun sesuatu.

“Memiliki mentalitas untuk memenangi pertandingan berikutnya selalu membantu Anda. Tidak peduli kompetisi apa, berapa banyak pemain cedera, atau ingin menjadi apa Anda kelak. Punya imajinasi, kreatif, dan mencoba membangun sesuatu, membuat Anda percaya dapat memenangi pertandingan,” ucap Jose Mourinho, Rabu (15/1/2020).

“Anda harus selalu seperti itu di setiap pertandingan, bahkan jika lebih menyenangi strategi daripada filosofi. Ketika Anda dalam masalah dan harus menjadi pragmatis, kreatif, dan membangun sesuatu, itu persoalan lain. Seperti itu lah yang kami lakukan ketika menghadapi Liverpool,” lanjut pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Jose Mourinho berharap anak asuhnya mampu bangkit dalam laga replay Piala FA 2019-2020 melawan Middlesbrough, Rabu (15/1/2020) dini hari WIB. The Special One ingin melihat respons Tottenham Hotspur usai kekalahan menyakitkan tersebut meski tidak diperkuat lima pemain, termasuk Harry Kane, yang masih memadati ruang perawatan.

John Aldridge memberikan komentar soal kiprah mantan klubnya, Liverpool, d musim 2019-2020. Aldridge menilai bahwa apa yang sudah dilakukan oleh skuad Liverpool sepanjang musim ini benar-benar luar biasa dan tidak normal.

Sebagaimana diketahui, Liverpool memang sempat berada di fase yang benar-benar memprihatinkan untuk ukuran tim legendaris. Jangankan untuk bersaing jadi juara, bisa finis di zona Liga Champions saja sempat sangat sulit untuk diraih Liverpool.

Akan tetapi layaknya roda yang terus berputar, Liverpool pun menjelma sebagai salah satu tim terkuat di Eropa, terutama setelah kehadiran sosok Jurgen Klopp sebagai pelatih mereka. Bahkan pada musim 2019-2020, Liverpool berhasil melalui 21 laga tanpa tersentuh kekalahan.

Pada saat ini, Liverpool pun berada di pucuk klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020. The Reds –julukan Liverpool– tengah unggul 14 poin dari pesaing terdekat mereka, yakni Leicester City. Hal itu membuat Liverpool jadi tim yang paling diunggulkan untuk menjuarai Liga Inggris 2019-2020.

Berita Terkait